Di DPR, Kapolri Ungkap Politik juga Ada di

Gambar

Andhika Prasetia - detikNews

Kapolri Jenderal Tito Karnavian di DPR (Foto: Andhika

Prasetia/detikcom)

Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan polisi

akan terbuka soal kasus pembacokan ahli IT ITB Hermansyah yang

dituding sebagian pihak ada motif politik. Tito menjelaskan,

kasus tersebut akan terungkap di persidangan.

"Pelaku pembacokan Hermansyah, apakah motifnya sudah jelas,

tersangka sudah ditangkap, sudah bicara di media. Kita sangat

terbuka, bebas, nanti semua berakhir jure process of law akan

berakhir di pengadilan terbuka. Kita akan melihat nanti," ujar

Tito saat raker dengan Komisi III di Gedung DPR, Senayan,

Jakarta Pusat, Senin (17/7/2017).

Baca juga: Raker di DPR, Kapolri Paparkan Kasus Pembacokan

Ahli IT Hermansyah

Tito mempersilakan Komisi III DPR menggali lebih jauh soal

motif pembacokan Hermansyah kepada sang pelaku langsung. Tito

membantah polisi melakukan rekayasa.

"Tapi, kalau nanti ada yang menyatakan tidak puas, misalnya

dari Komisi III ingin mengecek, bisa nanti on the spot dengan

pelakunya untuk interview mendalam mereka dan akan paham bahwa

sangat jauh dan tidak mungkin ada rekayasa dari polisi, ini

terlalu bodoh," lanjut Tito.

Di luar kasus Hermansyah, Tito mengungkap dalam tubuh

Kepolisian sendiri memang ada politik. Ada pihak-pihak tertentu

yang ingin menempati jabatan strategis.

"Di dalam polisi pun ada politik Pak. Jadi, yang ingin jadi

Kapolda Metro juga banyak, yang ingin direktur reserse Polda

Metro juga banyak, mereka juga ngintip-ngintip kesalahannya

Kapolda dan Direskrim," urai Tito.

Baca juga: Kata Kapolri soal Sulitnya Membongkar Kasus

Penyiraman Novel

Tito tidak menjelaskan lebih jauh soal politik dalam

Kepolisian. Ia juga menyebut ada saja pihak yang mengincar

posisinya sebagai Kapolri.

"Begitu tahu nanti ini rekayasa, yang bongkar bukan orang lain,

yang bongkar dari dalam sendiri. Jadi sama, apakah nanti yang

ingin jadi Kapolri juga banyak lah. Kalau saya yang

memerintahkan rekayasa itu, saya dihantam dari dalam, itu jauh

lebih berat karena mereka yang tahu, kami yang tahu inside di

dalam sendiri," tutupnya. (dkp/rna)

(sumber : Detik.com )

Tags : Prasetia Kapolri Jenderal Karnavian Jakarta Hermansyah Komisi Kasus Kepolisian Kapolda Metro

(Sumber : https://writenes.blogspot.com/2017/07/di-dpr-kapolri-ungkap-politik-juga-ada.html )

Note* Halaman ini berisi cliping artikel silahkan buka link sumber untuk informasi lebih lengkap

Komentar