Hari Anak dan Perjuangan Pendirian

Gambar

Fajar Pratama - detikNews

Hari Anak dan Perjuangan Pendirian Froebel Kindergarten

Aisyiyah Foto: Dokumentasi kegiatan Froebel Kindergarten

Aisyiyah/Istimewa

Jakarta -

Hari Anak dan Perjuangan Pendirian Froebel Kindergarten

Aisyiyah Foto: Dokumentasi kegiatan Froebel Kindergarten

Aisyiyah/Istimewa

Hari ini, 23 Juli 2017 diperingati sebagai Hari Anak Indonesia.

Sebelum hari anak pertama kali diperingati pada 1984, sudah

banyak perjuangan para pahlawan terkait dengan pendidikan

kepada anak. Bahkan sebelum Indonesia merdeka.

Peringatan Hari Anak Indonesia ditetapkan sejak tahun 1984

berdasarkan Keputusan Presiden nomor 44 tahun 1984.

Ditetapkannya Hari Anak Indonesia adalah sebagai respon atas

Peringatan Hari Anak Sedunia yang telah ditetapkan pada setiap

tanggal 20 November.

"Bangsa Indonesia saat ini membutuhkan role model atau contoh

yang bisa menjadi teladan bagi perlindungan anak. Ternyata ada

beberapa Pahlawan Indonesia yang memiliki kepedulian dalam hal

perlindungan anak. Salah satu Pahlawan Nasional yang memiliki

perhatian dan kepedulian terhadap perlindungan anak adalah Nyai

Ahmad Dahlan," kata mantan Ketum Pimpinan Pusat Pemuda

Muhammadiyah, Izzul Muslimin dalam keterangannya, Minggu

(23/7/2017).

Hari Anak dan Perjuangan Pendirian Froebel Kindergarten

Aisyiyah Foto: Dokumentasi kegiatan Froebel Kindergarten

Aisyiyah/Istimewa

Menurut Izzul, selain peduli terhadap nasib dan hak-hak

perempuan, Nyai Ahmad Dahlan juga sangat memperhatikan

pendidikan dan pengasuhan anak. Wujud dari kepedulian Nyai

Ahmad Dahlan adalah dengan merintis sekolah usia dini yang

diberi nama Froebel Kindergarten 'Aisyiyah pada tahun 1919 di

Kauman Yogyakarta.

"Froebel Kindergarten 'Aisyiyah ini diperuntukkan bagi anak

anak pribumi khususnya para buruh batik yang tidak bisa

mendidik dan mengasuh anaknya saat bekerja. Di sekolah tersebut

anak anak diajak bermain dan belajar," ujar Izzul.

Izzul mengatakan, rintisan sekolah Nyai Ahmad Dahlan ini

kemudian hari berubah nama menjadi 'Aisyiyah Bustanul Athfal

yang lebih dikenal sebagai Taman Kanak-kanak ABA. TK ABA

selanjutnya berkembang dan dicontoh di berbagai tempat. Saat

ini TK ABA berjumlah lebih dari 10 ribu sekolah di seluruh

pelosok Indonesia.

Nyai Ahmad Dahlan lahir di Kauman Yogyakarta pada tanggal 3

Januari 1872, dan wafat pada tanggal 31 Mei 1946. Istri KH

Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah ini ditetapkan sebagai

Pahlawan Nasional pada 10 November 1971 dengan Surat Keputusan

Presiden no 42/TK Tahun 1971, saat Presiden RI dijabat oleh

Soeharto. (fjp/fjp)

(sumber : Detik.com )

Tags : Perjuangan Pendirian Froebel Kindergarten Dokumentasi Istimewa Indonesia Presiden Pahlawan Dahlan Izzul

(Sumber : https://writenes.blogspot.com/2017/07/hari-anak-dan-perjuangan-pendirian.html )

Note* Halaman ini berisi cliping artikel silahkan buka link sumber untuk informasi lebih lengkap

Komentar