Foto: Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan elite pemerintahan (Ibnu
Hariyanto/detikcom)
Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin
Iskandar mengatakan di usia ke-19, PKB sudah dibilang matang
dalam usia tapi masih jauh jika dibanding dengan Golkar, PDIP
dan PPP. Namun usia muda bukan alasan untuk tidak ikut
membangun dan memperbaiki kehidupan bangsa.
"Tapi usia adalah soal alam pikiran. Kemudaan itu harus
menjadikan bagi kader-kader PKB dan kita semua untuk terus maju
dan berusaha agar kita punya kekuatan dan membangun dan
memperbaiki kehidupan bermasyarakat dan berbangsa ini," kata
Muhaimin saat pidato politik di acara Harlah PKB ke-19 di
lapangan DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (22/7/2017).
Muhaimin menerangkan pada hari ini, PKB genap berusia 19 tahun
sejak pertama kali didirikan oleh KH Abdurahaman Wahid (Gusdur)
dan sejumlah ulama pada tahun 1998 silam. Walaupun tergolong
masih muda, para kader PKB memiliki kebanggaan karena langsung
belajar dari tokoh bangsa seperti Gusdur. Menurut Muhaimin
Gusdur banyak mengajarkan kepada kader PKB tentang keagamaan,
tentang sebuah perjuangan dan tentang politik.
"Kami bersyukur di usia muda PKB ini kami terus akan
memgembangkan ilmu-ilmu yang Gusdur ajarkan untuk terus
membangun dan memperbaiki kehidupan berbangsa dan bernegara,"
kata Muhaimin.
Foto: Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan elite pemerintahan (Ibnu
Hariyanto/detikcom)
Untuk itu, Muhaimin mengingatkan para kader bahwa ilmu yang
pernah didapat dari Gusdur untuk dijadikan spirit memajukan
bangsa Indonesia. Selain dari Gusdur, PKB selama ini banyak
belajar dari organisasi Nahdhatul Ulama sebagai salah satu
organisasi pendiri bangsa Indonesia. Muhaimin menyebut NU tetap
mendukung pemerintah Presiden saat itu Soekarno walaupun salam
prosesnya sering mengkritik kebijakan Soekarno.
"NU menjadi pendukung Soekarno meski kadang tetap bersikap
kritis bahkan kadang-kadang ngeyel dalam bersama membangun
bangsa. Bahkan Bung Karno menikmati persahabatan yang penuh
keakraban dan kekeluargaan dengan KH Wahab Hasbullah pendiri
NU," tuturnya.
Setelah pidato politik, Muhaimin kemudian memotong tumpeng dan
potongan tumpeng tersebut diberikan ke Menko Polhukam Wiranto.
Lalu diikuti pemotongan tumpeng yang lain oleh sejumlah
kader-kader PKB yang hadir dalam acara tersebut.
(ibh/dnu)
(sumber : Detik.com )
Tags : Hariyanto Ketum Muhaimin Iskandar Jakarta Gusdur Indonesia Soekarno
(Sumber : https://writenes.blogspot.com/2017/07/harlah-ke-19-muhaimin-pkb-banyak.html )
Note* Halaman ini berisi cliping artikel silahkan buka link sumber untuk informasi lebih lengkap
Komentar
Posting Komentar