Jokowi: Penegak Hukum Harus Bisa Bedakan

Gambar

Muhammad Aminudin - detikNews

Foto: Jokowi di acara Apeksi (Dok istimewa)

Malang - Presiden Joko Widodo meminta kepala daerah, berani

dalam mengambil sebuah keputusan selama pengambilan kebijakan.

Jokowi berpesan, asalkan kebijakan yang dibuat benar untuk

rakyat tak usah takut jeratan hukum.

"Harus berani mengambil keputusan, dan harus jelas memilah

dengan merubah sistem yang harus dilakukan, jangan sampai ada

pejabat melompat pagar dari sistem itu sendiri," terang Jokowi

kepada wartawan usai menutup Rakernas APEKSI di Hotel Savana

Jalan Letjen Sutoyo, Kota Malang, Kamis (20/7/2017).

Menurut Jokowi, yang terjadi selama ini, Pemda ataupun kepala

daerah bimbang dalam memilah atau mengambil sebuah kebijakan.

"Karena saya bisa lihat Pemda bimbang dalam memilah ini dalam

memutuskan karena pemilahan ini harus jelas," ujar Jokowi.

Presiden juga menegaskan pentingnya dalam memilah anggaran,

apakah itu memang benar untuk kebijakan atau memang disengaja

mencuri uang rakyat.

"Kepala daerah harus berani mengambil keputusan dan aparat

hukum harus memahami itu adalah kebijakan karena apapun namanya

walikota gubernur punya wewenang memutuskan sesuatu," ucapnya.

"Penegak hukum harus bisa memilah mana yang kebijakan mana yang

nyolong duit rakyat," tuturnya.

Sebelumnya, Rakernas APEKSI salah satunya membahas kebijakan

kepala daerah tidak menjadi target penegakan hukum. Kebijakan

dijalankan dengan memanfaatkan anggaran murni untuk mendorong

kemajuan daerah itu sendiri. (rvk/fdn)

(sumber : Detik.com )

Tags : Jokowi Malang Presiden Rakernas Pemda

(Sumber : https://writenes.blogspot.com/2017/07/jokowi-penegak-hukum-harus-bisa-bedakan.html )

Note* Halaman ini berisi cliping artikel silahkan buka link sumber untuk informasi lebih lengkap

Komentar