Foto: Pemandian Mata Ie yang kini kering kerontang. (Agus
Setyadi/detikcom)
Banda Aceh - Sejak dua bulan lalu, hujan mulai jarang turun di
wilayah Aceh. Kekeringan pun mulai melanda. Warga di Banda Aceh
diimbau menggelar Salat Istisqa (salat minta hujan).
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman meminta warga Banda Aceh
melaksanakan salat Istisqa untuk memohon kepada Allah SWT agar
diturunkan hujan. Kemarau panjang yang melanda Tanah Rencong
menyebabkan kekeringan dan sebagian sumur warga mulai berkurang
airnya.
"Para Keuchik (kepala desa) di semua Gampong (kampung) kita
imbau mengajak warganya salat Istisqa dan berdoa kepada Allah
SWT agar menurunkan hujan," kata Aminullah dalam keterangannya
kepada wartawan, Selasa (25/7/2017).
Akibat kemarau panjang, persawahan warga di beberapa kabupaten
di Aceh mulai kering. Masyarakat terancam gagal panen. Selain
itu, lokasi wisata pemandian di Mata ie Kecamatan Darul Imarah,
Aceh Besar juga kini kering kerontang.
Di Banda Aceh sendiri dampaknya belum terlalu parah. Meski
demikian, Aminullah mengajak warga untuk menggelar salat
Istisqa agar di ibu kota Provinsi Aceh itu tidak terjadi krisis
air.
"Saat ini musim kemarau sedang melanda dan diprediksi akan
berakhir pada bulan Agustus nanti," jelasnya.
Selain itu, Amin juga mengingatkan jajarannya untuk selalu siap
siaga menghadapi kekeringan yang bisa saja menimbulkan
kebakaran. PDAM dan Instansi terkait juga mendapat pesan
khusus.
"Saya juga meminta PDAM selalu mengawasi layanan dan persediaan
air bersih bagi warga kota," kata mantan Dirut Bank Aceh
tersebut.
(idh/idh)
(sumber : Detik.com )
(Sumber : https://writenes.blogspot.com/2017/07/kemarau-serta-kekeringan-di-aceh-warga.html )
Note* Halaman ini berisi cliping artikel silahkan buka link sumber untuk informasi lebih lengkap
Komentar
Posting Komentar