NasDem Nasihati PAN: Tarik Saja Menteri

Gambar

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews

Foto: dok. Komisi III dari Fraksi NasDem, Teuku Taufiqulhadi

Jakarta - Kritik dari partai koalisi pemerintah datang lagi

untuk PAN terkait beda sikap di paripurna pengesahan UU Pemilu,

Kamis (20/7) lalu. Partai NasDem menyebut PAN seperti hanya

cari enak saja di koalisi pemerintahan Presiden Joko

Widodo-Wapres Jusuf Kalla (JK).

Anggota Dewan Pakar NasDem, Teuku Taufiqulhadi, menasihati PAN

agar segera angkat kaki dari koalisi pemerintahan. Menteri dari

PAN, yakni Menpan RB Asman Abnur, dimintanya untuk mundur dari

kabinet Jokowi-JK.

"Saya menasihati saja ya. Saya menasihati PAN, PAN lebih baik

mengundurkan diri saja dari kabinet," kata Taufiqulhadi kepada

wartawan, Senin (24/7/2017).

Baca juga: PAN di Ujung Tanduk 'Banteng'

Taufiqulhadi menyarankan PAN mundur dari kabinet demi kebaikan

partai berlambang matahari itu sendiri. Taufiqulhadi lalu

menyinggung soal Pilpres 2014 lalu di mana PAN memajukan

kadernya. Dia lantas menyebut gabungnya PAN ke koalisi hanya

sekadar mencari untung.

"Dalam pilpres sebelumnya itu, sejumlah partai bergabung untuk

mendukung kader PAN sebagai wapres. Jadi, dalam koalisi pilpres

yang lalu, PAN adalah merupakan partai utama, dia ada kadernya

yang didukung partai lain," terang Taufiqulhadi.

"Sekarang dia meninggalkan teman-temannya hanya untuk

memperoleh kursi di tempat lain. Itu adalah citranya menurut

saya tidak baik. Itu sekadar dia mengejar ngejar kursi,"

imbuhnya.

Oleh karenanya Taufiqulhadi sangat menyarankan PAN mundur dari

koalisi parpol pendukung Jokowi-JK. Jika tidak, PAN akan dicap

sebagai partai yang hanya mencari untung.

"Ini nasihat saya, mengundurkan diri saja. Yang baik itu, itu

jalan terbaik, menarik diri saja dari kabinet. Nanti dianggap

partainya pragmatis sekali, mencari-cari kursi saja," tegas

Taufiqulhadi. PAN kini memiliki satu kursi di Kabinet Kerja.

Kursi itu diduduki Menteri PANRB Asman Abnur.

Sikap PAN yang terus-terusan berbeda dengan pemerintah dalam

satu pembahasan isu krusial membuat koalisi jengah. Mereka

mengaku tidak nyaman dengan sikap PAN tersebut di mana terakhir

PAN malah ikut WO dengan partai non-koalisi di pembahasan UU

Pemilu.

PAN bukannya tak membela diri. PAN pernah mengumbar data

dukungan ke Jokowi. Peluru serangan balik ke PDIP juga sudah

dilepas. Namun sepertinya pernyataan Jokowi soal janji Zulkifli

mendukung pemerintah di UU Pemilu membuat PAN mawas.

Jokowi yang selama ini seolah diam dengan sikap PAN akhirnya

buka suara di publik. Tak tanggung-tanggung, Jokowi mengungkap

isi pertemuannya dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan sehari

menjelang pengambilan keputusan UU Pemilu di DPR pada Kamis

(20/7).

"Untuk PAN, supaya diketahui bahwa sehari sebelumnya sudah

bertemu dengan saya. Dan sudah menyampaikan kepada saya untuk

mendukung (pemerintah)," kata Jokowi di arena Mukernas PPP di

Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (21/7/2017).

(gbr/tor)

(sumber : Detik.com )

Tags : NasDem Teuku Taufiqulhadi Jakarta Pemilu Kamis Menteri Jokowi Zulkifli

(Sumber : https://writenes.blogspot.com/2017/07/nasdem-nasihati-pan-tarik-saja-menteri.html )

Note* Halaman ini berisi cliping artikel silahkan buka link sumber untuk informasi lebih lengkap

Komentar