android-app://org.detikcom.rss/http/news.detik.com/read/2017/07/18/155047/3564544/10/tokoh-agama-puji-bupati-anas-hapus-diskriminatif-di-smpn-3-genteng
IFRAME:
detiknews
____________________ [ico_search.png]-Submit
KANAL detikcom detiknews detikfinance detikhot
detiksport sepakbola detikinet detikoto
wolipop detikhealth detikTravel detikfood
detikx Hoax Or Not 20detik detikFoto Pasang
Mata detikForum Blog detik Solusi UKM
detikrewards iklanbaris goMobile detikEvent new
Haibunda new
__________________________________________________________
Lihat Versi Desktop
__________________________________________________________
Redaksi Pedoman Info Iklan Privacy Policy
Home Berita Daerah Jawa Timur Internasional
Kolom Wawancara Fokus Hoax Or Not Foto
Most Popular Pro Kontra Suara Pembaca Opini
Anda Infografis Video Indeks
Home / detikNews / Berita
Selasa 18 Juli 2017, 15:50 WIB
Tokoh Agama Puji Bupati Anas Hapus Diskriminatif di SMPN 3 Genteng
Ardian Fanani - detikNews
Tokoh Agama Puji Bupati Anas Hapus Diskriminatif di SMPN 3
Genteng Foto: Bupati Anas terima tokoh agama (Adrian-detikcom)
Banyuwangi - Tokoh lintas agama dan Ketua DPRD Banyuwangi, Made
Cahyana Negara, mengapresiasi respons cepat Pemkab Banyuwangi
dalam menangani kontroversi aturan berjilbab bagi seluruh siswi
di SMPN 3 Genteng, Banyuwangi. Aturan itu telah dibatalkan
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.
"Saya langsung kontak Pak Anas saat dengar masalah itu, dan
lega ternyata dia sudah bertindak cepat dan tepat. Pak Anas
juga mengundang siswi dan orang tuanya yang kebetulan jamaah
kami di gereja. Kami senang ada respons cepat, sehingga tidak
menjadi polemik berkepanjangan," ujar Ketua Badan Musyawarah
Antar Gereja (BAMAG) Banyuwangi, Pendeta Anang Sugeng, kepada
sejumlah wartawan, Selasa (18/7/2017).
Respons cepat itu menunjukkan semangat kebangsaan dan
kebhinekaan menjadi pilar pengembangan Banyuwangi.
"Komitmen menjaga kebhinekaan sangat kuat, termasuk Pak Anas
kan sering sekali kumpul bareng umat lintas agama. Kita juga
bikin kemah pemuda lintas agama," kata Pendeta Anang.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banyuwangi, KH Muhammad
Yamin, juga mengapresiasi respons cepat untuk meredam spekulasi
dan provokasi yang bisa saja muncul untuk memicu konflik.
"Jilbab ini kan hanya untuk muslim, kita harus menghormati
keyakinan agama lain, tidak boleh dipaksakan," ujarnya.
MUI berharap agar masalah ini tidak terulang. "Soal menjaga
keberagaman, kita berkomitmen. Kita ingin tetap terjalin
persahabatan yang indah dalam perbedaan," ujar KH Yamin.
Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara mengatakan, dia
telah berkomunikasi dengan Bupati Anas untuk meminta agar tak
ada lagi sekolah yang menerapkan aturan diskriminatif.
"Kita semua satu suara soal menjaga keberagaman ini. Pak Anas
juga punya komitmen kuat soal itu. Di mana-mana dia selalu
sampaikan pentingnya menjaga keberagaman sebagai modal
membangun daerah, bukan penghambat pengembangan daerah," kata
Made.
Seperti diketahui, terdapat kejadian kurang mengenakkan yang
menimpa seorang siswi di Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Siswi
yang merupakan umat Kristiani itu mendaftar melalui jalur
online di dua sekolah, yaitu SMPN 1 Genteng dan SMPN 3 Genteng.
Hasil seleksi menunjukkan dia diterima SMPN 3 Genteng, namun
urung masuk karena aturan inisiatif pimpinan sekolah mewajibkan
seluruh siswi berjilbab.
Bupati Anas langsung membatalkan aturan itu karena dinilainya
diterapkan secara keliru tanpa melihat latar belakang agama
pelajar.
"Saya harap ini yang terakhir. Kita ini ingin menjaga kerukunan
umat di daerah agar tak terimbas masalah politik di Jakarta,
kok ini muncul sikap sekolah yang sensitif seperti ini," sesal
Anas.
Atas nama pemerintah daerah, Anas telah meminta maaf kepada
siswi tersebut dan orang tuanya yang diundang sarapan bersama,
Senin (17/7) lalu. Saat ini siswi itu telah bersekolah di SMPN
1 Genteng yang lebih favorit. (rvk/rvk)
(sumber : Detik.com )
Tags : Berita Selasa Tokoh Bupati Hapus Diskriminatif Genteng Banyuwangi Ketua Cahyana Negara Pendeta Yamin
(Sumber : https://writenes.blogspot.com/2017/07/tokoh-agama-puji-bupati-anas-hapus_18.html )
Note* Halaman ini berisi cliping artikel silahkan buka link sumber untuk informasi lebih lengkap
Komentar
Posting Komentar