"Partai Gerindra punya saksi Pilpres, punya Pileg di seluruh Indonesia. Termasuk seluruh saksi dari partai koalisi pendukung Pak Prabowo. Dari saksi itu C1 itu dikirimkan ke kami oleh saksi itu. Itu masuk ke DPP masing-masing dan BPN Prabowo-Sandi disinkronisasi, direkap, dibikin tabulasinya. Akhirnya kita lihat sudah sampai 60 persen. Lalu diumumkan oleh Pak Prabowo," kata Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jumat (19/4/2019).
Data itu diambil dari total 58.656 TPS dengan jumlah suara masuk mencapai 10.691.760. Untuk diketahui jumlah TPS pada pemilu serentak sebanyak 813.350 TPS.
Hasilnya, Jokowi-Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. "Kita berdasarkan UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu dan Peraturan KPU nomor 9 tahun 2019 tentang Pemilihan dan Rekapitulasi, yang prinsipnya adalah di dalam proses elektoral kita untuk menghitung hasil pemilu per TPS yang tersebar dalam 810.346 TPS yang ada di Indonesia itu basis kepada lembar C1," ujar Arif Wibowo dalam jumpa pers, di kantor DPP PDIP, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.
Lembar C1 itu, jelas Arif yang menjadi dasar perhitungan rekapitulasi suara yang dilakukan tim internal PDIP. Perhitungan suara ini masih berlangsung hingga 22 Mei 2019.
"C1 itulah yang menjadi dasar dalam penghitungan suara di setiap jenjang rekap penghitungan surat suara sampai dengan nanti akan berakhir pada tanggal 22 Mei nanti," ucapnya.
(idn/fdn)
Tags : Indonesia Prabowo Sandi Badan Nasional Sandiaga Jumat Pemilu Wibowo
(Sumber : https://writenes.blogspot.com/2019/04/bpn-jelaskan-alur-penghitungan-suara.html )
Note* Halaman ini berisi cliping artikel silahkan buka link sumber untuk informasi lebih lengkap
Komentar
Posting Komentar