Buaya sungai yang kerap kali berada di perairan rawa di Desa Jatimulyo, itu awalnya ditemukan mati membusuk oleh warga pada Kamis (20/6). Hanya saja warga sekitar tidak berani melakukan evakuasi terhadap bangkai buaya itu, hingga dibiarkan membusuk di pinggiran sungai tersebut.
Kepala Desa Jatimulyo, Suyoto menyebutkan bahwa sungai di desa nya itu memang merupakan tempat habitatnya dari buaya. Bahkan ia mengatakan ada seorang anak dari warganya itu pernah menjadi korban keganasan dari buaya yang berada di sungai tersebut. Anak itupun tewas akibat diterkam buaya di sana.
Ia pun meminta warga tidak ada yang berada di sekitaran lokasi tempat matinya buaya itu. Saat ini dirinya juga telah berkkordinasi dengan pihak BKSDA Jambi untuk melakukan evakuasi terhadap bangkai buaya tersebut.
Sementara pihak BKSDA Jambi juga telah menerima laporan kematian buaya rawa itu. Pihaknya pun saat ini juga sudah turun kelokasi dan telah melakukan evakuasi terhadap bangkai buaya itu.
"Buaya nya sudah kita lakukan evakuasi, hanya saja kita dari pihak BKSDA Jambi belum dapat memastikan secara pasti penyebab kematian buaya rawa itu,'' kata Kasi Wilayah III BKSDA Jambi, Faried saat dihubungi terpisah.
Pihak BKSDA Jambi juga belum dapat menyakini jika buaya itu mati karena keracunan. Ia membantah kalau buaya itu mati akibat dari keracunan.
"Kalau matinya buaya itu diracun saya rasa itu tidak mungkin. Kalau keracunan pastinya ada beberapa buaya di sungai itu ikut mati juga, ini hanya satu. Keracunan makanan juga tidak mungkin, kalau keracunan karena adanya aliran limbah juga tidak, karena hanya satu buaya yang mati. Tetapi kita belum dapat menyimpulkannya karena masih dalam pemeriksaan kita dulu. Apakah buaya itu dipukuli atau bagaimana hingga mati begitu,'' ujarnya
(rvk/rvk)
Tags : Buaya Jatimulyo Kamis Suyoto Kalau Tetapi BKSDA Jambi
(Sumber : https://writenes.blogspot.com/2019/06/buaya-rawa-25-meter-ditemukan-mati-di.html )
Note* Halaman ini berisi cliping artikel silahkan buka link sumber untuk informasi lebih lengkap
Komentar
Posting Komentar