Namun keluarga itu telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi foto-foto berharga mereka, menguburnya sehingga tidak akan ditemukan oleh Khmer Merah.
Singkatnya, pada 2015 di Phnom Penh, fotografer Charles Fox, yang telah bekerja di Kamboja sejak 2005, menerima email terkait proyeknya Found Cambodia, yang mencari foto-foto keluarga sebelum dan sesudah Khmer Merah.
"Saya bertanya-tanya apakah ada yang mau mengirimkan foto-foto untuk kepentingan arsip kami," kata Charles.

"Saya tidak ingat kapan atau di mana foto ini diambil," kata Sundaram Rama. "Dilihat dari foto ini, saya pasti berumur satu tahun, 49 tahun yang lalu. Saya senang melihat foto saya dan orang tua saya, terutama ayah saya, karena saya adalah orang terakhir yang melihatnya sebelum Khmer Merah membawanya pergi. Saya sangat sayang ayah." (Charles Fox)

Vira (kanan) bergandengan tangan dengan saudaranya, Monyroth. (Charles Fox)
"Keluarga Rama adalah yang pertama dan kisah mereka adalah salah satu hubungan paling menyedihkan yang pernah saya temui dalam proyek ini," kata Charles, yang sekarang membagi waktunya dan tinggal di Inggris dan Kamboja.
Selama empat tahun, Fox berbicara panjang lebar dengan Vira, dan istrinya Fe dan keluarganya, tentang betapa pentingnya koleksi foto-foto mereka.
Foto-foto itu sekarang telah diterbitkan oleh Charles dalam sebuah buku berjudul Buried.
Bagi Vira pesannya tetap sederhana: "Ini adalah kisah foto kehidupan keluarga saya sebelum dan sesudah rezim Khmer Merah."
"Ini tentang keluarga saya, dan banyak keluarga lain seperti kami, yang bertahan dalam melalui kesulitan perang, berjuang, berkorban, dan dengan harapan dan optimisme baru menemukan penyembuhan, pengampunan, kedamaian, dan kebahagiaan."
"Foto-foto ini berkisah tentang perjalanan kami menuju kehidupan baru."

Kakek Vira dari garis ibunya, Na Tao Ky, (1916-1978). Dia tidak selamat dari rezim Khmer Merah. (Charles Fox)

Saudara Vira, Monyroth, di hari saat mereka meninggalkan kamp Lumpini untuk menuju Filipina. (Charles Fox)

Di Pusat Pemrosesan Pengungsi Filipina, dekat Morong, Bataan, pada 1981, tempat keluarga itu tinggal selama empat bulan saat mereka bersiap untuk tinggal dan menetap di AS. (Charles Fox)

Saudara perempuan Vira, Sundary, dan saudara lainnya, Nadirak, serta anak-anak Khmer lainnya sedang menari di sebuah acara di City Park, New Orleans pada 1982. (Charles Fox)
Tags : Charles Kamboja Khmer Merah Monyroth Saudara Filipina
(Sumber : https://writenes.blogspot.com/2019/07/kisah-di-balik-foto-keluarga-yang.html )
Note* Halaman ini berisi cliping artikel silahkan buka link sumber untuk informasi lebih lengkap
Komentar
Posting Komentar