Dia mengatakan, larangan tersebut tidak hanya terhadap barang-barang yang dibawa para penumpang melalui pintu kedatangan namun juga melalui terminal cargo.
Hartanto mengatakan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak Bandara El Tari Kupang untuk memusnahkan sampah-sampah sisa aktivitas penumpang di pesawat.
"Ini untuk memastikan agar virus demam babi Afrika jangan sampai masuk ke daerah kita di NTT karena sudah ada kasusnya di Timor Leste," katanya.
Dia mengatakan, untuk peningkatan pengamanan, pihaknya telah memasang karpet disinfektan di pintu kedatangan internasional yang dilalui para penumpang dari Timor Leste.
Karpet tersebut, lanjutnya, dipasang pada pintu masuk agar kemungkinan virus yang terbawa melalui alas kaki.
Hartanto mengatakan, selain mencegah masuknya virus dari Timor Leste, pihaknya mengimbau warga dari daerah setempat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berpergian ke negara yang berbatasan langsung dengan NTT di Pulau Timor itu.
"Terutama warga kami minta agar tidak membawa oleh-oleh berupa makanan atau lainnya yang berbahan dasar babi, karena jika ditemukan maka akan dimusnahkan," katanya.
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019
(Sumber : https://writenes.blogspot.com/2019/10/penumpang-pesawat-dili-kupang-dilarang_16.html )
Note* Halaman ini berisi cliping artikel silahkan buka link sumber untuk informasi lebih lengkap
Komentar
Posting Komentar