Tags : Pemotongan Jakpro Banggar Jakarta Badan Pusat Wisma Jassin Pemotongan PMD tersebut sendiri, terjadi dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) karenar DPRD DKI Jakarta keberatan terhadap rencana pembangunan hotel di proyek Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat.
"Yang jelas kemarin, aspirasi yang disampaikan dewan kami terima. JakPro kan penugasan. Semua langkah yang dilakukan kami harus atas persetujuan dari pihak yang menugaskan, dalam hal ini Pemprov," ucap Hani.
Menurut Hani, jikapun pembangunan Wisma TIM dihapus, tidak mengganggu konsep revitalisasi TIM.
Wisma TIM berada di lantai 8 sampai 14 dan lantai bawah diisi galeri, perpustakaan serta Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin.
"Wisma TIM bagian kecil dari gedung yang di dalamnya plaza untuk para seniman berdiskusi, ekspresi latihan, perpustakaan, galeri seni. PDS HB Jassin. Kemudian (di atasnya) ada penginapan atau Wisma TIM," ucap Hani.
Diketahui, sejumlah seniman menolak revitalisasi TIM terutama karena adanya pembangunan hotel.
Akhirnya, pada Rabu (27/12), rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD memotong anggaran PMD untuk TIM dari Rp3,106 triliun menjadi Rp2,706 triliun dalam Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran (KUA-PPAS).
Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019
(Sumber : https://writenes.blogspot.com/2019/11/jakpro-sebut-mungkin-proyek-berubah.html )
Note* Halaman ini berisi cliping artikel silahkan buka link sumber untuk informasi lebih lengkap
Komentar
Posting Komentar