
"Saya sampaikan bahwa Makassar ini perlu kita bersama-sama pikirkan. Kita bisa lihat persoalannya adalah badan jalan yang jadi tempat parkir, nah ini saya kira kita bersama-sama pikirkan, saya titip pak Wali Kota pada APBD 2020 parkir ini menjadi prioritas kita," jelas Nurdin.
Jika penataan tempat parkir tidak segera dilakukan, maka kondisi lalu lintas Kota Makassar akan semakin sumpek. Apalagi memasuki Hari Raya Natal, tahun baru hingga lebaran nanti.
"Saya ingin sampaikan pada kita semua ke depan Makassar ini akan menjadi sumpek kalau tidak berbenah dari sekarang apalagi menjelang hari raya, pasti semua datang berbelanja ke Makassar," katanya.
Nurdin menyampaikan, Pemerintah Kota Makassar juga perlu memaksimalkan fasilitas bagi pejalan kaki agar transportasi masyarakat tidak hanya terkonsentrasi pada jenis kendaraan pribadi.
"Jarak cuma 500 meter itu pake motor, pake mobil karena akses pejalan kaki (belum ada). Saya kira ini tentu kita ingin Kota Makassar ini menjadi kota yang nyaman, kota yang ramah, kota yang asri," ungkap mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini.
Nurdin juga menyebutkan, Pemkot Makassar juga perlu memanfaatkan dana "Corporate Social Responsibility" (CSR) perusahaan guna membangun fasilitas bagi pejalan kaki.
"CSR itu sebenarnya bisa kita manfaatkan bagaimana kita membagi zona-zona dan seluruh perusahaan-perusahaan perbankan mendapatkan tanggung jawab itu tidak perlu kita harus berpikir APBD," katsnya.
Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019
(Sumber : https://writenes.blogspot.com/2019/12/gubernur-minta-pj-wali-kota-makassar.html )
Note* Halaman ini berisi cliping artikel silahkan buka link sumber untuk informasi lebih lengkap
Komentar
Posting Komentar