Pimpinan Komisi VIII: Konten Khilafah di

Pimpinan Komisi VIII: Konten Khilafah di Pelajaran Agama Tak Perlu Dihapus
- Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily menilai proses belajar-mengajar yang mengandung konten khilafah serta perang atau jihad tak perlu dihapus dalam mata pelajaran agama. Apa alasan Ace?

"Sebetulnya proses pembelajaran yang mengandung konten khilafah dan perang atau jihad dalam pandangan saya tidak perlu dihapuskan dalam mata pelajaran agama. Khilafah merupakan bagian dari sejarah khazanah produk sejarah dalam Islam. Sementara jihad juga bagian dari doktrin dari ajaran Islam yang penting untuk dipelajari dan dimaknai secara komprehensif," kata Ace dalam keterangan tertulis, Senin (9/12/2019).


Ace menyebut khilafah adalah bagian dari khazanah pemikiran politik Islam yang pernah diterapkan dalam sejarah Islam. Ace menyebut sejarah itu tak boleh dihapuskan.

"Secara fiqh siyasi, khilafah itu merupakan bagian dari khazanah pemikiran politik Islam yang pernah diterapkan dalam sejarah Islam. Khilafah itu merupakan produk sejarah dalam Islam yang jejak-jejak peradabannya masih dapat kita lihat hingga saat ini. Kita tidak boleh menghapus fakta sejarah itu," tutur Ace.

"Anak didik juga perlu tahu tentang bagaimana sejarah kekhalifahan Utsmaniyah, kekhalifahan Abbasiyah, hingga kekhalifahan Turki Utsmani yang terakhir di Turki. Ini fakta sejarah yang harus tetap disampaikan kepada peserta didik dan menjadi bagian dari sejarah Islam," jelas Ace.



[Gambas:Video 20detik]


Tags : Khilafah Islam Turki

(Sumber : https://writenes.blogspot.com/2019/12/pimpinan-komisi-viii-konten-khilafah-di.html )

Note* Halaman ini berisi cliping artikel silahkan buka link sumber untuk informasi lebih lengkap

Komentar