
Mujiono mengatakan, truk bertonase berat pengangkut kacang kedelai dilaporkan sempat terparkir di atasnya beberapa saat sebelum jalan ambles pada Rabu (22/1) malam.
Akibatnya, jalan penghubung arah Utan Kayu menuju Jalan Kramat Asam tidak berfungsi maksimal karena sistem buka tutup.
"Kendaraan yang melintas harus bergantian masuk karena adanya penyempitan jalan," katanya.
Kondisi jalan amblas juga merusak saluran air.
Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, kata Mujiono, telah memperbaiki jalan amblas tersebut.
Penanganan dilakukan dengan mengerahkan satu unit alat berat dan puluhan petugas Suku Dinas Sumber Daya Air dan Suku Dinas Bina Marga.
"Semalam perbaikan jalan sampai
pukul 22.00 WIB, namun ternyata belum kelar. Makanya hari ini dilanjutkan dan kita targetkan sore nanti bisa kelar," katanya.
Pada penanganan ini, petugas memasang beton bertulang segi empat untuk memperkuat dinding saluran.
"Selanjutnya, jalan akan dilapisi aspal untuk mengembalikan ke kondisi semula," katanya.
Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020
(Sumber : https://writenes.blogspot.com/2020/01/jalan-di-utan-kayu-ambles-akibat-truk.html )
Note* Halaman ini berisi cliping artikel silahkan buka link sumber untuk informasi lebih lengkap
Komentar
Posting Komentar